RESPONS TERHADAP HIV DAN AIDS

Respons Tahun 1985 – 2002

Respons Nasional terhadap epidemi HIV AND AIDS di Indonesia telah dimulai pada tahun 1985 dan terus meningkat selaras dengan meningkatnya jenis dan besaran masalah yang dihadapi baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Respons utama dalam kurun waktu tersebut meliputi pembentukan Kelompok Kerja Penanggulangan AIDS di Departemen Kesehatan, penetapan wajib lapor kasus AIDS, penetapan laboratorium untuk pemerikasaan HIV, penyiapan dan penyebaran bahan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Surveilans HIV pada sub-populasi tertentu dilakukan demikian pula peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan non-kesehatan dalam menghadapi epidemi serta lahirnya banyak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap HIV AND AIDS.

Pada tahun 1994 dengan Keputusan Presiden Nomor 36, Pemerintah membentuk Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat Pusat disusul dengan terbentuknya KPA di beberapa provinsi. Strategi Nasional Penanggulangan HIV AND AIDS (STRANAS 1994)merupan respons yang sangat penting pada periode tersebut. KPA mulai mengkoordinasikan upaya penanggulangan yang dilaksanakan pemerintah dan LSM, sementara itu bantuan dari luar negeri baik bantuan bilateral maupun multi lateral mulai berperan meningkatkan upaya penanggulangan. Bantuan-bantuan tersebut terus meningkat baik jenis maupun besarannya pada masa-masa berikutnya.

Pada Maret dan November 2002 Pemerintah mengadakan Sidang Kabinet Khusus HIV dan AIDS yang memutuskan hal-hal penting antara lain:

  1. Departemen /Lembaga harus memberikan komitmen dan respons yang kuat untuk menghambat lajunya epidemi HIVdan AIDS.
  2. Adanya Gerakan Nasional Penanggulangan HIV dan AIDS sampai tahun 2010.
  3. Menetapkan Penanggulangan HIV dan AIDS sebagai Prioritas Pembangunan Nasional dan dicantumkan dalam Perencanaan Strategis Pembangunan Nasional masing-masing Departemen/Lembaga terkait.
  4. Menetapkan ketersediaan dana nasional Gerakan Nasional Stop HIV dan AIDS setiap tahun.
  5. Menetapkan dan memperkuat organisasi KPA untuk mengkoordinasikan upaya penanggulangan HIV dan AIDS.

Respons tahun 2003 – 2006

Pada tahun 2003 STRANAS 2003 –2007 diluncurkan sebagai respons terhadap berbagai perubahan, tantangan dan masalah HIV dan AIDS yang semakin besar dan rumit. Tahun 2004 Program penanggulangan HIV dan AIDS di tempat kerja diluncurkan oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan pemberlakuan Kaidah ILO. Untuk meningkatkan penyelenggaraan upaya pengurangan dampak buruk (Harm Reduction) penyalahgunaan napza ditandatangi Nota Kesepahaman tentang upaya terpadu pencegahan penularan HIV dan AIDS dan pemberantasan penyalahgunaan NAPZA dengan cara suntik antara Menko Kesra selaku Ketua KPA dan KAPOLRI selaku Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN). Untuk memenuhi kebutuhan, maka obat ARV mulai diproduksi di alam negeri oleh perusahaan farmasi pemerintah PT Kimia Farma.

Percepatan respons di 6 provinsi dengan prevalensi HIV dan AIDS tertinggi dilakukan setelah Komitmen Sentani pada Januari 2004 dan meluas ke 8 provinsi lainnya. Penanggulangan HIV dan AIDS di Lapas dimulai tahun 2005 dan terus ditingkatkan. Pada awal 2005 diluncurkan program akselerasi di 100 kabupaten/kota di 22 provinsi, disertai dengan diberlakukannya Sistem Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan HIV dan AIDS Nasional. Pada Juli 2006 Institusi KPA Nasional diperbaharui dengan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2006 (Perpres 75/2006) yang melibatkan lebih banyak sektor, TNI dan Polri dan masayarakat sipil. Tahun 2006 diakhiri dengan perhitungan estimasi jumlah sub-populasi rawan terhadap penularan HIV tahun 2006 sebagai dasar perencanaan mendatang, penerbitan Peraturan MenkoKesra/Ketua KPA Nasional tentang Kebijakan Penanggulangan HIV AND AIDS melalui Pengurangan Dampak Buruk Penggunaan Jarum Suntik sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman KPA-BNN yang ditandatangani pada tahun 2003. dan retrukturisasi sekretariat KPA Nasional.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: